Selasa, 11 Mei 2010

KHASIAT TOGA UNTUK MENGHILANGKAN JERAWAT

A. Latar Belakang

Jerawat merupakan hal yang wajar di alami oleh setiap orang. Jerawat biasanya muncul pada anak yang beranjak dewasa. Biasanya jerawat dapat muncul dan menghilang dengan sendirinya. Namun jerawat juga dapat terus-terusan tumbuh di wajah dan apabila tidak segera di atasi dapat meninggalkan bekas flek dan kerutan wajah sehingga dapat mengganggu penampilan seseorang. Jerawat juga dapat membuat minder bahkan sampai malu untuk keluar rumah. Banyak klinik – klinik kecantikan yang menawarkan solusi untuk mengobati jerawat namun dengan harga yang lumayan mahal dan kadang menyebabkan ketergantungan bahkan sampai membawa efek samping yang merugikan.

Dewasa ini obat-obatan modern sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Obat-obatan itu dalam berbagai bentuk sudah dijual bebas dan mudah sekali didapatkan. Tetapi sebagaian masyarakat telah kembali untuk menggunakan obat herbal untuk mengobati berbagai penyakit karena lebih alami dan tidak mempunyai efek samping yang berbahaya bagi kesehatan sebab obat herbal tersusun oleh bahan-bahan organic, lebih efektif bahkan untuk penyakit yang sulit diobati secara medis, dan harganya yang relatif murah dan bisa ditanam sendiri.
Alasan itulah yang membuat sebagain masyarakat kembali untuk menggunakan tanaman obat keluarga untuk menyembuhkan penyakit yang diderita. Karena obat – obatan modern dianggap mempunyai banyak kelemahan yaitu diantaranya, obat kimia yang mempunyai efek samping baik secara langsung maupun tidak langsung karena bahan kima bersifat anorganik dan murni sementara tubuh bersifat organik dan kompleks, sering kurang efektif untuk penyakit tertentu, harganya yang relatif mahal karena hampir semua obat kimia yang kita gunakan berasal dari luar negri (impor).

Dengan berbagai alasan itulah, banyak orang yang beralih dari obat-obatan modern atau obat yang mengandunng bahan kimia, ke pengobatan herbal yang menggunakan tanaman sebagai obat penyembuh jerawat. Obat-obatan herbal yang di olah menjadi obat jerawat banyak membawa keberhasilan dalam mengatasi jerawat serta tidak mempunyai efek samping. Maka banyak pula orang yang meracik tanaman obat keluarga karena cara mendapatkan dan mengolahnya yang mudah.


B. Jerawat

1. Pengertian Jerawat

Jerawat adalah kondisi kulit yang abnormal dikarenakan gangguan produksi dari kelenjar minyak yang berlebihan. Kelebihan produksi kelenjar minyak ini atau sebaceous gland akan menyebabkan penyumbatan pada saluran folikel rambut dan pada pori-pori kulit. Seringkali ia akan menyebabkan peradangan pada kulit (kulit membengkak dan menjadi kemerah merahan). Peradangan pada kulit ini disebabkan oleh berlebihnya produksi kelenjar minyak kulit atau sebum yang kemudian menyumbat saluran kelenjar dan membentuk komedo (whiteheads) dan seborhoea. Jika terjadi penyumbatan yang disebabkan oleh kelenjar minyak kulit akan semakin membesar sehingga komedo akan terbuka ( blackheads ) dan kemudian terinfeksi bakteri sehingga menyebabkan timbulnya jerawat (http://organisasi.org/penyebab-jerawat-cara-mengobati-membersihkan-jerawat-di-wajah-muka-kita-yang-berjerawat).

2. Macam – Macam Jerawat

Jika dilihat dari segi tempat munculnya, secara umum jerawat dapat dibagi menjadi dua, yaitu jerawat wajah dan jerawat badan. Sedangkan jika dilihat dari segi tingkat keparahannya, jerawat dapat terbagi menjadi tiga yaitu komedo, jerawat klasik (pimple) dan jerawat batu (cystic acne).

a. Jerawat Komedo

Komedo muncul karena adanya sumbatan di pori-pori kulit. Komedo disebabkan karena adanya sel-sel kulit mati dan kelenjar minyak yang terlalu berlebihan pada kulit. Komedo dapat dibagi lagi menjadi dua, yaitu blackhead dan whitehead.

Blackhead terlihat seperti pori-pori yang membesar berwarna hitam karena penyumbatan.Blackhead dikatakan sebagai whitehead tatkala terdapat lapisan kulit baru yang tumbuh di atas penyumbatan tersebut. Tumbuhnya lapisan kulit baru di atas penyumbatan pori tersebut menyebabkan warnanya berubah menjadi keputih-putihan oleh karena itu komedo tipe ini disebut sebagai whitehead.

b. Jerawat Klasik (pimple/acne vulgaris)

Jerawat jenis ini berbentuk tonjolan – tonjolan yang lebih besar dari komedo kecil berwarna merah mudah. Jerawat jenis inilah yang paling banyak diidap oleh anak yang sedang memasuki usia pubertas.

c. Jerawat Batu (cystic acne)

Jerawat batu berukuran lebih besar dari jerawat klasik. Penyebab jerawat batu adalah lebih dikarenakan faktor genetik atau keturuan. Jerawat batu timbul karena kelenjar minyak yang sangat over-aktif dan pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak secepat kulit normal (http://amerool.blog.friendster.com/2008/10/pengertian-dan-jenis-jenisjerawat/).


3. Faktor Penyebab Timbulnya Jerawat

Jerawat memang salah satu masalah kulit yang umum dan kerap mengganggu. Bukan hanya membuat kulit jadi tidak nyaman karena rasa nyeri yang ditimbulkannya, tetapi juga membuat penampilan wajah jadi kurang enak dilihat. Bahkan bila jerawat yang diderita cukup parah, bisa meninggalkan bekas berupa flek hitam dan kulit tampak seperti papan parut. Siapa saja pasti akan minder bila harus punya wajah yang tak bersahabat seperti itu. Pada dasarnya jerawat muncul akibat adanya sumbatan di saluran kelenjar minyak yang kemudian terinfeksi bakteri propionibacterium acnes. Dan terjadilah proses inflamasi atau peradangan, sehingga timbullah jerawat. Jerawat baik yang berukuran kecil tanpa peradangan (komedo), yang meradang dan bernanah di puncaknya, hingga yang sebesar biji jagung atau umumnya disebut jerawat batu (cystic acne), pada dasarnya memiliki penyebab yang sama. Dan tingkat keparahan ini yang disumbang oleh berbagai faktor.

a. Faktor keturunan yaitu :

Secara genetik, peluang berjerawat dapat diturunkan melalui sifat-sifat gen yang mempengaruhi kondisi kulit sehingga memperbesar kemungkinan terjadinya jerawat. Misalnya, kelenjar minyak kulit yang overaktif dan perbedaan kemampuan regenerasi kulit yang tidak normal. Regenerasi sel kulit yang tidak normal menyebabkan penumpukan sel kulit mati pada pori. Kondisi ini tentu memperbesar kemungkinan terjadinya penyumbatan pada saluran kelenjar minyak kulit dan peradangan, karena aktivitas bakteri yang memang menyukai tumpukan lemak.

b. Faktor hormonal yaitu :

Faktor hormonal juga dapat memicu makin parahnya jerawat. Aktivitas hormonal yang meningkat seperti menjelang menstruasi atau di masa memasuki usia pubertas, membuat kelenjar minyak kulit menjadi overaktif. Tetapi hal ini tidak terjadi pada semua orang, hanya pada orang-orang tertentu yang kondisi kulitnya sangat berminyak. Jadi, perubahan hormonal tidak selalu menyebabkan seseorang jadi berjerawat.

c. Faktor Eksternal ( Baik dari lingkungan maupun dari kebiasaan individunya )

1) Pemakaian kosmetik / pelembab yang mengandung minyak.

2) Iklim atau udara yang panas.

3) Kurang tidur atau istirahat.

4) Sering memakan makanan yang berkadar lemak tinggi.

5) Jarang membersihkan muka yang kotor dan berminyak.

6) Bakteri di pori-pori kulit.

7) Iritasi kulit atau karena garukan

8) Pil pengontrol kelahiran / pil KB.

9) Berada dalam lingkungan dengan kadar chlorine yang tinggi, terutama chlorinated dioxins, yang menyebabkan jerawat serius yang disebut Chloracne

(http://sehatsinergis.wordpress.com).


4. Cara Pencegahan Jerawat agar Tidak Kambuh :

a. Bersihkan wajah bila berminyak atau kotor supaya mengurangi kemungkinan tertutupnya saluran kelenjar minyak

  1. Hindari memegang, memencet atau menggaruk jerawat supaya tidak terinfeksi.

  2. Hindari Pemakaian (Foundation).

  3. Hindari pemakaian medicated soap (Asepso atau Betadine) karena dapat mengakibatkan iritasi kulit berjerawat.

  4. Hindari mencuci muka secara berlebihan dengan air panas.

  5. Hindari kegiatan di udara panas atau dibawah terik matahari langsung dalam waktu yang lama (karena dapat mengiritasi kulit berjerawat)

  6. Hindari Olah Raga berlebihan, karena dapat merangsang kelenjar minyak.

  7. Hindari dan atasi pikiran stres yang berlebihan (tegang, cemas, kuatir)

  8. Cukup Tidur minimal 8 jam sehari.

j. Makanan yang perlu dikurangi antara lain :

  1. Produk Coklat ( permen, es krim, susu coklat )

  2. Produk kacang-kacangan ( termasuk Bumbu gado-gado, Bumbu Sate, dsb)

  3. Produk Susu ( Susu murni, mentega, es krim, keju )

  4. Produk Goreng-gorengan ( Pisang goreng , Ubi goreng, Singkong goring , Fried Chicken, French Fries, Hamburger, Pizza dsb )

  5. Lemak Hewani ; Kulit unggas, Jeroan, dsb

  6. Buah berkadar lemak tinggi ( Durian, Alpukat )

  7. Makanan Bersantan dan makanan berminyak lainnya

(http://maucantik.wordpress.com/2009/12/02/serba-serbi-jerawat/).


5. Klasifikasi Jerawat

Jerawat terbagi menjadi menjadi 4 (empat) tingkatan atau level yaitu ringan, sedang, agak berat dan berat. Tingkatan tersebut ditentukan berdasarkan jumlah jerawat yang ada pada wajah, serta ukuran besar kecil jerawat atau kondisi peradangan jerawat. Selain itu, dibawah ini juga termasuk dalam perbedaan jenis jerawat :

a. Jerawat pada bayi yang baru lahir (newborn acne) :

Jerawat jenis ini menyerang sekitar 20% bayi yang baru lahir dan tergolong jerawat ringan.

b. Jerawat pada bayi (infantile acne): Bayi berumur 3 – 6 bulan juga ditumbuhi jerawat, dan akan tumbuh kembali pada saat ia beranjak remaja.

c. Jerawat vulgaris (Acne vulgaris) : Jerawat jenis ini adalah yang paling umum terjadi pada remaja dan kaum muda yang beranjak dewasa, sekitar 12 – 24 tahun.

d. Jerawat conglobata (cystic acne) : Jerawat jenis ini terjadi pada kaum pria muda, tergolong serius namun jarang terjadi (http://www.kalbar.us/showthread.php?t=2349).


C. Toga

1. Pengertian TOGA

Toga adalah singkatan dari tanaman obat keluarga. Tanaman obat keluarga pada hakekatnya sebidang tanah baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat , khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan (http://www.tanaman-obat.com/tanaman-obat/148-mengenal-tanaman-obat-keluarga).


2. Kelebihan dan Kelemahan TOGA

Kelebihan :

a. Tidak ada efek samping jika digunakan pada dosis normal. Hal ini terjadi karena obat herbal tersusun oleh bahan-bahan organik yang kompleks. Dengan kata lain obat herbal dapat dianggap sebagai makanan yang berarti bahan yang dikonsumsi guna memperbaiki organ atau sistem yang rusak.

b. Efektif, bahkan untuk penyakit yang sulit diobati secara medis.

c. Harganya yang murah dan dapat ditanam sendiri.

Kelemahan :

a. Tidak bisa bertahan lama karena tidak mengandung bahan pengawet seperti obat – obatan kimia.

b. Pemakaianya yang rumit sehingga orang malas untuk menggunakan tanaman obat keluarga.

c. Belum banyak orang yang mengenal serta mengetahui jenis – jenis tanaman obat keluarga serta khasiatnya bagi kesehatan (http://www.duniaflora.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=&art d=46).


3. Fungsi TOGA (tanaman obat keluarga)

Salah satu fungsi Toga adalah sebagai sarana untuk mendekatkan tanaman obat kepada upaya-upaya kesehatan masyarakat yang antara lain meliputi:

a. Upaya preventif (pencegahan)

b. Upaya promotif (meniungkatkan derajat kesehatan)

c. Upaya kuratif (penyembuhan penyakit)

Selain fungsi diatas ada juga fungsi lain dari TOGA yaitu:

a. Sarana untuk memperbaiki status gizi masyarakat, sebab banyak tanaman obat yang dikenal sebagai tanaman penghasil buah-buahan atau sayur-sayuran misalnya lobak, saledri, pepaya dan lain-lain.

b. Sarana untuk pelestarian alam.

c. Apabila pembuatan tanaman obat alam tidak diikuti dengan upaya-upaya pembudidayaannya kembali, maka sumber bahan obat alam itu terutama tumbuh-tumbuhan akan mengalami kepunahan.

d. Sarana penyebaran gerakan penghijauan.

e. Untuk menghijaukan bukit-bukit yang saat ini mengalami penggundulan, dapat dianjurkan penyebarluasan penanaman tanaman obat yang berbentuk pohon-pahon misalnya pohon asam, pohon kedaung, pohon trengguli dan lain-lain.

f. Sarana untuk pemerataan pendapatan.

g. Toga disamping berfungsi sebagai sarana untuk menyediakan bahan obat bagi keluarga dapat pula berfungsi sebagai sumber penghasilan bagi keluarga tersebut.

h. Sarana keindahan.

Dengan adanya Toga dan bila di tata dengan baik maka hal ini akan menghasilkan keindahan bagi orang/masyarakat yang ada disekitarnya. Untuk menghasilkan keindahan diperlukan perawatan terhadap tanaman yang di tanam terutama yang ditanam di pekarangan rumah (http://www.tanaman-obat.com/tanaman-obat/148-mengenal-tanaman-obat-keluarga).


4. Aneka jenis TOGA dan khasiatnya untuk menhilangkan jerawat.

a. Belimbing Wuluh

Nama ilmiah : Averrhoa bilimbi L.

Nama daerah : Limen ( Aceh ); selemeng ( Gayo ); balimbingan ( Batak ); malimbi ( Nias ); balimbieng ( Minangkabau ), belimbing asam ( Melayu ); Balimbing (Lampung); balimbeng ( Flores ); balingbing ( Sunda ); balimbing wuluh(Jawa); limbi (Bima); bhalingbhing bulu (Madura); blingbing buloh (Bali).

Uraian : Pohon kecil, tinggi mencapai 10 m dengan batang yang tidak begitu besar dan mempunyai garis tengah hanya sekitar 30 cm. Ditanam sebagai pohon buah, kadang tumbuh liar dan ditemukan dari dataran rendah sampai 500 m. Pohon yang bersal dari amerika tropis ini mengendaki tempat tumbuh tidak ternaungi dan cukup lembab. Belimbing wuluh mempunyai batang kasar berbenjol – benjol, percabangan sedikit, arahnya agak condong ke atas. Cabang muda berambut halus seperti beludru, warnanya cokelat muda. Daun berupa daun majemuk menyirip ganjil dengan 21-45 pasang anak daun. Anak daun bertangkai pendek, bentuknya bulat lonjong bersegi, warnanya hijau kekuningan, bila masak berair banyak, rasanya asam. Terdapat banyak biji didalamnya, blimbing wuluh tumbuh bergerombol dan bergantungan pada batang atau pangkal cabang yang besar.

Kandungan Kimia : Batangnya mengandung saponin, tanin, glucoside, kalsium oksalat, sulfur, asam format. Serta daunya mengandung tanin, sulfur, asam format, dan perokside.

Khasiat blimbing wuluh : Salah satu khasiat blimbing wuluh ialah untuk mengilangkan jerawat.

Cara pemakaianya :

  1. Sediakan buah blimbing wuluh, selanjutnya dicuci dan ditumbuk halus dan diremas dengan air garam seperlunya untuk menggosok muka yang berjerawat. Lakukan 3 kali sehari.

  2. Sediakan 6 buah belimbing wuluh dan ½ sendok teh bubuk belerang, digiling halus lalu diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis. Ramuan ini dipakai untuk menggosok dan melumas muka yang berjerawat. Lakukan 2 – 3 kali sehari (http://pagilucha.wordpress.com/2007/12/21/jerawat-pake-obat-tradisional-aja-lagii/),(Kunaifi, dalam Mayara, Khasiat Blimbing Asam, 2009 : 19), Tanaman Obat Keluarga (Muhlisah, 2003 : 8-10).

2. Tomat

Nama ilmiah : Gycopersium esculentum Mill.

Nama daerah : Terong kaluawat, reteng,, cung asam ( Sumatera ), tomat ( Jawa ), leunca komir ( Sunda ), ranti bali, r. Gendel, r. Kenong, rante, r. Raja, terong sabrang, tomat ( Jawa ). Samate, kamantes, samatet, samante, temantes, komantes, antes, tamato, tamati, tomate ( Sumatera)

Nama asing : Fan gie, xi hong shi ( china ), tomaat ( Belanda), tomato ( Italia ), tomate ( Jerman ), pomme d’amour, tomate ( Prancis )

Uraian : Tomat berasal dari Amerika tropis, di tanam sebagai tanaman buah di ladang, pekarangan, atau ditemukan liar pada ketinggian 1 – 1600 m dpl. Tanaman ini tidak tahan hujan, sinar matahari terik, serta menghendaki tanah yang gembur dan subur. Tumbuhan ini dapat berdiri tegak atau bersandar pada tanaman lain, dengan tinggi 0,5 – 2,5 m, bercabang banyak berambut dan berbau kuat. Batang bulat berambut kasar dan warnanya hijau keputihan. Buah tomat berbentuk buah buni, berdaging, kulitnya tipis, licin, mengkilat,warnanya kuning atau merah, berbiji banyak dan bentuk bijinya pipih. Buah tomat bisa langsung di makan, di buat jus, di buat saos tomat, di masak, di buat sambal goreng, atau di buat acar tomat. Tomat yang berukuran besar, berdaging tebal, berbiji sedikit dan berwarna merah disebut tomat buah. Yang berukuran lebih kecil dikenal sebagai tomat sayur karena di gunakan di dalam masakan. Yang berukuran sebesar kelereng disebut tomat ceri dan digunakan untuk campuran membuat sambal atau dalam hidangan selada.

Kandungan kimia : Mengandung vitamin C, vitamin A dan B1, serta mengandung zat – zat seperti protein, kalsium, fosfor, besi dan belerang. Pada buah mengandung alkaloid solanin ( 0,007%), saponim, asam folat, asam malat, asam sitrat, bioflavonoid, gula, adenin, trigonelin, kholin, tomatin, mineral, vitamin, dan histamin.

Khasiat tomat : Salah satu khasiat tomat ialah dapat mengilangkan jerawat.

Cara pemakaiannya :

  1. Buah tomat yang telah masak direbus dengan air secukupnya, setelah itu dilumat sampai halus lalu disaring, kemudian di bubuhkan kewajah yang berjerawat / bisa juga digunakan sebagai masker wajah.

  2. Buah tomat yang masak dipotong sama rata, kemudian langsung dipakai untuk menggosok wajah yang berjerawat (http://pagilucha.wordpress.com/2007/12/21/jerawat-pake-obat-tradisional-aja-lagii/), Tumbuhan Obat dan Khasiatnya (Hariana, 2005 : 123 – 124).


3. Melati

Nama ilmiah : Jasminum sambac (L) Ait.

Nama daerah : Malati (Sunda), melati, menur (Jawa), marul, merul (Batak), puti, bunga manor (Ambon), bunga maluru (Makasar).

Nama asing : Jasmine (Inggris), mo li hua ( Cina)

Uraian : Pohon bunga melati dapat berdiri tegak dan bersandar pada tumbuhan lain. Melati mempunyai bunga yang berwarna putih dan berbentuk kecil. Melati banyak digunakan masyarakat untuk pengharum ruangan, hiasan pengantin. Pohon melati mempunyai daun berbentuk agak bulat, berdaun hijau dan daunnya lebat. Pohon melati berwarna cokelat tua dan tidak mudah putus. Perbanyakan tumbuhan melati dengan menggunakan stek batang. Melati dirawat dengan disiram air yang cukup, dijaga kelembaban tanahnya, dan di pupuk dengan pupuk organik

Kandungan kimia : Asam format, asam asetat, asam benzoat, linalol, asam salisilat, benzyl linalol ester, methyl linalol ester, benzyl alkohol, indol, methyl anthranilate, sesquertepene, sesquertenalcohol, phytol, isophytal, phytylacetat, hexenil benzoat, methyl palmitat, methyl linolenat, geranine linaloal, jasmon dan livalylacetat.

Khasiat melati : Bunga dan daun melati berguna untuk menghilangkan jerawat.

Cara pemakaian :

Bunga melati sebanyak 20 kuntum bunga yang masih segar, 2 jari asam jawa ( Tamarus indica ), dan 3 gram belerang, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan 2 sendok makan air jeruk ( Citrus aurantifolia Sw.), lalu remas-remas. Gosokkan campuran tersebut pada wajah yang berjerawat dua kali sehari. http://pagilucha.wordpress.com/2007/12/21/jerawat-pake-obat-tradisional-aja-lagii/), Tumbuhan Obat dan Khasiatnya (Hariana, 2005 : 114 – 116).

  1. Alpukat

Nama ilmiah : Persea gratissima gaertn

Nama daerah : Apuket, alpuket, jambu wolanda (Sunda), apokat, avokat ( Jawa), apokat, avokat, advokat (Sumatera ).

Uraian : Pohon buah dari Amerika Tengah, tumbuh liar di hutan – hutan banyak juga di tanam di kebun dan di pekarangan yang lapisan tanahnya gembur dan subur serta tidak tergenang air. Walau dapat berbuah di dataran rendah tapi hasil akan lebih memuaskan bila ditanam pada ketinggian 200 – 1.000 m di atas permukaan laut, pada daerah tropik dari subtropik yang banyak curah hujanya. Pohon kecil, tinggi 3 – 10 m, berakar tunggang, batang berkayu, bulat, berwarna coklat kotor, banyak bercabang, serta ranting berambut halus. Daun tunggal, bertangkai yang panjangnya 1- 5 cm, letaknya berdesakan di ujung ranting, bentuknya jorong sampai bundar telur memanjang, tebal seperti kulit, ujung dan pangkal runcing, tepi rata terkadang agak menggulung ke atas, bertulang menyirip panjang 10 – 20 cm, lebar 3 – 10 cm, daun muda warnanya kemerahan dan berambut rapat, daun tua warnanya hijau, bunganya adalah bunga majemuk, berkelamin dua, tersusun dalam malai yang keluar dekat ujung ranting, warnanya kuning kehijauan. Buahnya buah buni, bentuknya bola atau bulat telur, panjang 5 – 20 cm, warnanya hijau atau hijau kekuningan, berbintik – bintik ungu, daging buah jika sudah masak lunak, warnanya hijau kekuningan. Biji bulat seperti bola berdiameter 2,5 – 5 cm, keping biji putih kemerahan. Buah alpokat yang masak daging buahnya lunak, berlemak, minyaknya dapat digunakan antara lain untuk keperluan kosmetik.

Kandungan kimia : Buah dan daun mengandung saponin, alkaloida dan flavonoida, buahnya juga mengandung tanin dan daun mengandung polifenol, quersetin, gula alkohol persiit.

Khasiat alpokat : Salah satu khasiat Alpokat dapat digunakan untuk menghilangkan jerawat.

Cara pemakaianya :

Buah diambil isinya lalu dilumatkan sampai seperti bubur. Dipakai untuk masker, dengan cara memoles pada bagian muka yang terdapat jerawat. Muka dibasuh dengan air bersih setelah lapisan masker alpokat tersebut mengering http://pagilucha.wordpress.com/2007/12/21/jerawat-pake-obat-tradisional-aja-lagii/), (Kunaifi, dalam Mayara, Khasiat Apukat, 2009 : 18).

  1. Mentimun

Nama ilmiah : Cucumis sativusimun

Uraian : Tanaman Mentimun termasuk tanaman merambat dan menjalar. Batangnya berbulu halus, dan panjangnya mencapai 3 meter. Bunganya berwarna kuning dan buahnya berbentuk bulat panjang serta memiliki banyak kandungan air.

Kandungan kimia : Mentimun mengandung vitamin A, B1 dan C serta beberapa zat seperti saponin, protein, lemak,kalsium, fosfor, besi dan belerang.

Khasiat mentimun : Salah satu manfaat mentimun adalah untuk menghilangkan jerawat.

Cara pemakainya :

Sediakan mentimun yang masih muda. Cucu bersih, lalu potong tipis- tipis kemudian perlahan – lahan gosokkan pada wajah yang berjerawat. Biasakan minimal 3 kali sehari (http://pagilucha.wordpress.com/2007/12/21/jerawat-pake-obat-tradisional-aja-lagii/).

6. Jeruk nipis

Nama ilmiah : Citirus aurantifolia.

Nama daerah : Jeruk asam (Jawa), limau asam (Sunda), jeruk dhurga (Madura)

Nama asing ` : lime ( Inggris), lima ( Spanyol ), limah ( Arab )

Uraian : Jeruk nipis merupakan pohon yang berukuran kecil dan menyukai tempat hidup terbuka dengan sirkulasi udara yang baik. Batang dari jeruk nipis memiliki duri yang tajam dan banyak cabang-cabang kecil. Daunya berbentuk bulat telur, agak kaku, panjangnya 4-6 cm. Pada bagian tepi daun agak berlekuk ke atas , tangkai daunya kecil dan sempit. Bunganya berwarnaputih dan harum. Buahnya berbentuk agak bulat, ujungnya sedikit menguncup. Saat masih muda buah berwarna hijau, semakin tua semakin hijau muda atau kekuningan, dan rasanya asam segar. Untuk menanam tanaman jeruk nipis dapat dipilih hasil semaian dari biji ataupun bibit cangkokan.

Kandungan kimia :Llinonen, linalin asetat, geranil asetat, asam sitrat, vitamin C, kalsium, fosfor, vitamin B1, zat besi, fellandren, dan sitral.

Khasiat jeruk nipis :Salah satu khasiat jeruk nipis adalah dapat digunakan untuk menghilangkan jerawat.

Cara pemakaian :

Untuk menghilangkan jerawat , pilih buah jeruk nipis yang sudah tua lalu potong – potong sama rata. Gosokkan pada wajah yang berjerawat, sekitar 2-3 kali sehari. Dengan cara ramuan tradisional :

  1. Sediakan 20 kuntum melati.

  2. 2 jari asam jawa ( bahasa jawa :asam kawak )

  3. 1 buah jeruk nipis

Caranya :

Bunga melati, asam jawa dan belerang di cuci bersih lalu ditumbuk halus. Kemudian remas – remas dengan air jeruk nipis.Lalu gosok perlahan pada wajah yang berjerawat, Tumbuhan Obat dan Khasiatnya (Hariana, 2005 : 26 – 28), (http://pagilucha.wordpress.com/2007/12/21/jerawat-pake-obat-tradisional-aja-lagii/).

7. Temulawak

Nama ilmiah : Curcuma xantthorriza Roxb.

Nama daerah : Temu besar ( Melayu ), koneng gede, temu raya (Sunda ), temo labak ( Madura)

Nama local : Temulawak, Temu putih ( Indonesia), Temulawak ( Jawa), Koneng Gede (Sunda), Temulabak ( Madura )

Uraian : Temulawak berasal dari Indonesia, ditemukan di daerah ketinggian 0 hingga 1.800 m dpl. Tinggi dari tumbuhan ini sendiri adlah 0,5 – 2,5 m. berbatang semu, terdiri dari beberapa helai daun yang berpadu. Daunnya berbentuk lanset memanjang, warna hijau tua bergaris coklat . Bunganya pendek dan lebar, berkembang secara teratur, berwarna putih atau kuning muda bercampur warna merah. Temulawak juga banyak ditemukan di hutan – hutan tropis, selain itu temulawak juga berkembang biak di tanah tegalan sekitar pemukiman, terutama tanah yang gembur, sehingga buah rimpangnya mudah berkembang menjadi besar.

Kandungan kimia : Daging buah ( rimpang )temulawak mempunyai beberapa kandungan senyawa kimia antara lain berupa fellandrean dan turmerol atau yang sering disebut minyak menguap. Kemudian minyak atsiri, kamfer, glukosida, foluymetik karbinol, glucosidal, phellandrene, myrcene, xanthorrihizol, isofuranogermacreene, p – tolyetycarbinol, dan tepung.

Khasiat temulawak : Salah satu khasiat temulawak adalah dapat digunakan untuk menghilangkan jerawat.

Cara pemakaian :

Ambilah salah satu jari rimpang temulawak, cuci bersih dan potong – potong. Rebus dengan air bersih sebanyak 4 gelas lalu biarkan mendidih hingga tinggal separuhnya. Setelah dingin, dapat disaring dan diminum ( dapat ditambahkan dengan madu). Minumlah dua kali sehari dan sekali minum sebanyak satu gelas (http://pagilucha.wordpress.com/2007/12/21/jerawat-pake-obat-tradisional-aja-lagii/), (Kunaifi, dalam Mayara, Khasiat Apukat, 2009 : 20), Tanaman Obat Keluarga (Muhlisah, 2003 : 89 - 91), Tumbuh-tumbuhan Berkhasiat Obat (Nugroho, 1992 : 30 – 31 ).

8. Lidah Buaya

Nama ilmiah : Aloe vera L atau Aloe barbandensis.

Nama daerah : Ilat baya ( Jawa ), letah buaya ( Sunda ), Lidah buaya ( Melayu ).

Nama asing : Lu hui (Cina)

Uraian : Tanaman lidah buaya menyukai daerah yang berhawa panas dan terbuka dengan kondisi tanah yang gembur dan kaya bahan organic. Sebagai tanaman sukulen ( mengandung air ), lidah buaya tidak menyukai tempat yang tergenang air karena batang dan daunya dapat busuk. Daun lidah buaya berdaging tebal, panjang dan mengecil ke ujung mirip “ lidah buaya”, apabila daun dibelah terlihat daging berwarna hijau, dingin, dan banyak mengandung lender. Panjang daunya berukuran 15 – 36 cm dan lebar 2-6 cm dengan warna hijau segar dengan bintik garis putih kecil – kecil yang lebih jelas saat daun muda, tetapi daun berduri lunak. Bunganya berwarna jingga dengan tangkai yang panjang, 60-90 cm, keluar bila tanaman sudah tua. Dan akarnya berakar serabut.

Kandungan kimia : Lidah buaya memiliki rasa pahit dan bersifat dingin. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam lidah buaya di antaranya aloin, barbaolin, isobarbaloin, aloe-imodin,aloenin dan aloesin. Bahan kimia yang terkandung dalam tanaman akan masuk ke merdian jantung dan hati.

Khasiat lidah buaya : Salah satu khasiat lidah buaya adalah dapat digunakan untuk menghilangkan jerawat.

Cara pemakaian :

Ambil salah satu lidah buaya, potong beberapa bagian, kelupas kulit luarnya, oleskan di bagian yang muncul jerawat, dan ulangi melakukan cara ini tipa pagi dan sore. Jika cukup telaten, jerawat mungkin akan dapat mongering dan mengelupas selama 3 hari. Selain itu lidah buaya juga mampu menghilangkan bekas jerwat yang membandel Tanaman Obat Keluarga (Muhlisah, 2003 : 49 - 51), Tumbuhan Obat dan Khasiatnya (Hariana, 2005 : 104 – 105), (http://pagilucha.wordpress.com/2007/12/21/jerawat-pake-obat-tradisional-aja-lagii/).

9. Mengkudu

Nama ilmiah : Morinda citrifolia

Nama daerah : Kudu, cangkudu ( Sunda ); kemudu, kudu, pace ( Jawa ); bankudu, pamarai ( Batak ); mengkudu, bengkudu ( Melayu ); bingkudu, mangkudu ( Makasar )

Nama asing : indian mulberry ( Inggris ), hai ba ji ( Cina )

Kandungan kimia : Beberapa kandungan kimia yang terkandung dalam mengkudu di antaranya minyak menguap asam copron dan asam caprylat. Kulit akar mengkudu mengandung morindin, morindon, aligarin mthylether, dan soranjidol. Daun mengkudu mengandung protein, zat kapur, zat besi, karoten, dan askorbin. Buah mengkudu mengandung alkaloid titerpenoid, acubin, asperuloside, alizarin, asam akorbat, asam kaproat, asam kaprik ( penyebab bau busuk pada buah ), asam kaprilat ( penyebab rasa buah tidak enak), zat antrakuinon, protein, proxcronine, xeronine, zat scolopetin, dan zat damnachantal ( zat anti kanker ). Dan sementara bunganya mengandung glykosida antrakinon. Senyawa –senyawa yang ada dalam mengkudu di antaranya acetin glucob, alanine, alizarin, alkoloids, antra quinones, arginine, aspartate, asperruloside, bioflanoids, cafactors, caproic acid, caprilic acid, caratenoids, carbonate, clororubin, cysteine, dhamnachantal, enzymes, glutamate, iron, lycine, tryptophane, tyrosine, dan serine, ursolic acid, vitamins, serta xeronine.

Khasiat mengkudu : Salah satu khasiat buah mengkudu adalah dapat digunakan untuk menghilangkan jerawat.

Cara pemakaian :

Buah mengkudu yang telah masak, ditumbuk halus tanpa campuran air karena buah mengkudu sudah banyak mengandung air. Kemudian buah mengkudu yang telah halus dibuat masker wajah. Masker mengkudu selain dapat digunakan sebagai masker wajah untuk mengatasi jerawat, juga dapat sebagai masker penghalus wajah serta dapat mengkencangkan otot muka yang keriput dan kering. Tumbuhan Obat dan Khasiatnya (Hariana, 2005 : 118 – 124 ), (http://pagilucha.wordpress.com/2007/12/21/jerawat-pake-obat-tradisional-aja-lagii/), Tumbuh-tumbuhan Berkhasiat Obat (Nugroho, 1992 : 30 – 31 ).

10. Lengkuas

Nama ilmiah : Alpinia galanga (L) Willd.

Nama Daerah : lengkuas, langkuwas (sunda), laos (jawa), aliku (bugis)

Nama Asing : java galangal, galangal (Inggris), san chiang, hong dou kou (Cina).

Kandungann Kimia : Lengkuas memiliki rasa pedas dan bersifat hangat. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam buah lengkuas di antaranya I’-astoksikavikol asetat; I’-asetoksieugenol asetat; kaiofilin oksida; kariofillenol; I,II, pentadekana; 7-hetadekana; kuersetin 3-metil eter; isorhamneetin; kaemprefida; galangin; galangin 3-metil eter; ramnositirin; dan 7-hidroksi-3, 5-dimetoksiflavon.

Kandungan Rimpangnya : minyak atsiri 1% dengan kandungan metilsinamat, sineol, kamfer, 8-pinen, gaalangin, engenol, kamfor; gaalangoi, sesuiterpen, kadinena, hidrates, heksahidrokadalene, dan kristal kuning.

Khasiat lengkuas : Salah satu khasiat lengkuas adalah dapat digunakan untuk menghilangkan jerawat.

Cara pemakaian :

lengkuas sebanyak 13 gr di iris tipis-tipis, kemudian 13 gr temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb) dan 23 gr kencur (Kaempferia galanga L.), 9 gr daun jinten (Coleus amboinicus Lour.), 2 jari asam jawa (Tamarindus indica L.), 1 jari pulasari (Alyxia reinwardtii BI.), dan 1 sendok teh adas (Foeniculum vulgare Mitt). Rebus semua bahan dengan 1.200 ml air sampai tersisa 600ml. Setelah dingin, saring air rebusan, lalu minum tiga kali sehari masing-masing 200ml Tumbuhan Obat dan Khasiatnya (Hariana, 2005 : 95 – 99), (http://pagilucha.wordpress.com/2007/12/21/jerawat-pake-obat-tradisional-aja-lagii/).

11. Bengkoang

Nama ilmiah : pachyrhizus erosus

Uraian`: Bengkuang atau lebih dikenal dengan bengkoang atau bernama latin (Pachyrhizus erosus), merupakan buah yang mngkin sering kita makan, biasanya sering dibuat untuk rujak, asinan dll. Namun zamandahulu bengkuang sering juga dipakai untuk bahan kecantikan, terutama untuk mandi, karena kegunaanya sebagai bahan aktif penghilang noda hitam, khususnya di bagian wajah dan mampu menghilangkan noda bekas jerawat.

Cara pemakaian :

Parutlah bengkuang secara halus (2 – 3 buah bengkoang )

Lalu gunakan parutan bengkuang tersebut dan balurkan ke bagian wajah/yang bernoda atau bisa juga dijadikan bahan campuran pada scrub. Usapkan perlahan dan diamkan 30 menit.

Lalu bilas hingga bersih, wajah terlihat bersih dan cerah (http://pagilucha.wordpress.com/2007/12/21/jerawat-pake-obat-tradisional-aja-lagii/).

12. jagung

Uraian : Jagung muda yang biasanya dimasak untuk menjadi makanan yang enak, ternyata punya manfaat lain yaitu sebagai penghilang bercak-bercak hitam pada wajah akibat bekas jerawat atau penyakit cangkrang. Menghilangkan bercak-bercak hitam dengan jagung yang sudah dihaluskan ini tidak menimbulkan efek samping. Selain jagung mudah didapatkan, harganyapun murah daripada membeli obat-obat atau kosmetik yang harganya mahal dan terkadang masih menimbulkan efek samping bagi kulit yang sensitif.

Cara pemakaian :

    1. Jagung dikupas kulitnya, kemudian dicuci hingga bersih.

    2. Jagung diparut atau dihaluskan.

    3. Oleskan hasil parutan jagung yang sudah halus tersebut pada wajah yang terdapat bercak-bercak hitam. Bisa dioleskan ke seluruh permukaan wajah seperti menggunakan masker.

    4. Diamkan sekitar 15 - 30 menit, sampai mengering.

    5. Bersihkan olesan jagung pada wajah dengan air hangat.

    6. Lakukan sesering mungkin sampai bercak-bercak hitam menipis dan menghilang (http://pagilucha.wordpress.com/2007/12/21/jerawat-pake-obat-tradisional-aja-lagii/).



C.Kesimpulan

Jerawat memang salah satu masalah kulit yang umum dan kerap mengganggu. Pada dasarnya jerawat muncul akibat adanya sumbatan di saluran kelenjar minyak yang kemudian terinfeksi bakteri propionibacterium acnes. Dan terjadilah proses inflamasi atau peradangan, sehingga timbullah jerawat. Selain itu timbulnya jerawat juga di pengaruhi oleh beberapa faktor seperti: Faktor keturunan, faktor hormonal, serta faktor eksternal ( Baik dari lingkungan maupun dari kebiasaan individunya ). Didalam tingkat klasifikasi jerawat, jerawat terbagi menjadi menjadi 4 (empat) tingkatan atau level yaitu ringan, sedang, agak berat dan berat. Adapun jenis – jenisnya sebagai berikut :

a. Jerawat pada bayi yang baru lahir (newborn acne) :

Jerawat jenis ini menyerang sekitar 20% bayi yang baru lahir dan tergolong jerawat ringan.

b. Jerawat pada bayi (infantile acne): Bayi berumur 3 – 6 bulan juga ditumbuhi jerawat, dan akan tumbuh kembali pada saat ia beranjak remaja.

c. Jerawat vulgaris (Acne vulgaris) : Jerawat jenis ini adalah yang paling umum terjadi pada remaja dan kaum muda yang beranjak dewasa, sekitar 12 – 24 tahun.

d. Jerawat conglobata (cystic acne) : Jerawat jenis ini terjadi pada kaum pria muda, tergolong serius namun jarang terjadi.

Berbagai upaya banyak dilakukan oleh manusia untuk menyembuhkan atau menghindari jerawat pada dirinya, salah satunya yaitu dengan menggunakan obat – obatan kimia yang mengandung senyawa – senyawa kimia yang berbahaya bagi tubuh. Dengan adanya tanaman obat keluaraga ( TOGA ) dinilai sangat efektif sekali dalam penyembuhan berbagai penyakit yang di hadapi manusia, salah satunya yaitu jerawat. Tanaman obat keluarga merupakan sebidang tanah baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Terdapat berbagai macam kelebihan dan kekurangan yang terdapat pada TOGA itu sendiri, namun banyak juga fungsi – fungsi yang dapat diambil dari TOGA salah satunya yaitu sebagai sarana untuk mendekatkan tanaman obat kepada upaya-upaya kesehatan masyarakat yang antara lain meliputi:

a. Upaya preventif (pencegahan)

b. Upaya promotif (meniungkatkan derajat kesehatan)

c. Upaya kuratif (penyembuhan penyakit)

Sehubungan dengan upaya penyembuhan serta pencegahan terhadap jerawat, terdapat berbagai jenis TOGA yang memiliki khasiat untuk menghilangkan jerawat. Yaitu : Belimbing wuluh, tomat, melati, alpukat, mentimun, jeruk nipis, temulawak, lidah buaya, mengkudu, lengkuas, bengkoang, dan jagung.

Daftar Pustaka


Muhlisah, Fauziah. 2003.Tanaman Obat Keluarga . Jakarta: Penebar Swadaya.

Hariana, Arief. 2005. Tumbuhan Obat dan Khasiatnya. Jakarta: Penebar Swadaya.

Nugroho, E., dkk. 1992. Tumbuh-tumbuhan Berkhasiat Obat. Semarang: Eka Ofsset.

Khunaifi, Arif. 2009. Majalah Mayara Edisi 64 (Khasiat Belimbing Wuluh). Surabaya.

http://organisasi.org/penyebab-jerawat-cara-mengobati-membersihkan-jerawat-di-wajah-muka-kita-yang-berjerawat

http://amerool.blog.friendster.com/2008/10/pengertian-dan-jenis-jenisjerawat/

http://sehatsinergis.wordpress.com

http://maucantik.wordpress.com/2009/12/02/serba-serbi-jerawat/

http://www.kalbar.us/showthread.php?t=2349

http://www.tanaman-obat.com/tanaman-obat/148-mengenal-tanaman-obat-keluarga

http://www.duniaflora.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=&art d=46

http://pagilucha.wordpress.com/2007/12/21/jerawat-pake-obat-tradisional-aja-lagii/










Tidak ada komentar:

Poskan Komentar